Daerah
Kaltara Dukung Sekolah Rakyat, Solusi Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T
TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Hal ini sebagai solusi pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil, terdepan, dan terluar (3T).
Pernyataan tersebut disampaikan Ingkong usai menghadiri peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 9 Banjarbaru yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin 12 Januari.
"Kehadiran Sekolah Rakyat sangat relevan dengan kondisi Kaltara sebagai provinsi perbatasan yang masih menghadapi tantangan pemerataan layanan pendidikan," kata Ingkong Ala. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera serta masyarakat di wilayah 3T.
“Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan,” ungkap Ingkong.
Ia menegaskan, pemerintah daerah di Kaltara siap mendukung implementasi Sekolah Rakyat mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, dukungan tenaga pendidik, maupun penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat.
“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan angka partisipasi sekolah dapat meningkat dan kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat ditekan,” kata dia.
Natal dan Tahun Baru PDKKT, Wagub Ajak Dayak Kenyah Menebar Kasih di Bumi Benuanta
TARAKAN – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai Ibadah dan Syukuran Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 yang digelar Perkumpulan Dayak Kenyah Kota Tarakan (PDKKT), Sabtu (10/1) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung GKII Betesda, Juata Permai itu menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Wakil Gubernurb (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala yang hadir bersama istri, Kornie Serliany Ingkong, menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh warga Dayak Kenyah di Kota Tarakan.
“Natal adalah peristiwa iman yang agung, ketika Tuhan menyatakan kasih-Nya melalui kelahiran Yesus bagi keselamatan umat manusia,” kata Ingkong Ala dalam sambutannya.
Ketua Dewan Adat Dayak Kenyah (DADK) Kaltara ini menegaskan, makna Natal tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus diterapkan dalam keseharian melalui nilai kerendahan hati, pengorbanan, kasih, dan damai sejahtera.
“Rumah ibadah, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga sosial memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan memperkuat iman, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat,” ujar Ingkong Ala.
Ia pun mengapresiasi PDKKT yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembinaan umat serta menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di bumi Benuanta ini. “Organisasi yang kuat selalu berlandaskan iman, rasa tanggung jawab, dan keadilan. Dari sanalah akan lahir pengurus dan anggota yang rukun, damai, dan sejahtera,” tegas Wagub.
“Momentum Natal dan Tahun Baru menjadi kesempatan penting memperkokoh persatuan, memperdalam iman, serta memperkuat komitmen hidup bersama di tengah keberagaman, baik dalam keluarga maupun masyarakat luas,” sambung dia.
Mantan Wakil Bupati Bulungan dua periode ini menambahkan, Pemprov Kaltara berkomitmen terus bersinergi dengan komunitas dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan di Provinsi ke 34 ini.
“Melalui syukuran Natal dan Tahun Baru ini, saya mengajak seluruh masyarakat Dayak Kenyah dan Jemaat GKII Betesda Juata untuk terus menjadi terang dan garam di tengah masyarakat menebarkan kasih, memperkuat persaudaraan, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.(*)